Cintaku melampaui batas logika
Aku bukan kamu yang saat cinta datang malah menjauh dan bersembunyi di balik zona nyamanmu
Aku bermain hati kau bermain logika cintaku melampaui batas logika lantas aku harus apa?
Suatu saat mungkin aku juga butuh pulang walau kini kapalku telah berlabuh dan takkan ku biarkan ia karam di pulau tak bertuan
Sejauh apapun aku pergi sebanyak apapun kota ku singgahi hanya satu tujuan ku kembali KAMU
Aku terjebak di pusaran angin topan yg melululantahkan kenangan baru di sekitark
Aku ingin bersenandung lagu cinta biar kau mengira aku sedang jatuh cinta meski hatiku sedang teriris luka
Rasanya aku ingin berlayar melawan arah angin lalu bersembunyi di perairan tenang menikmati semesta untukku sendiri
Logikaku lumpuh dikendalikan perasaan! Aku hanya mampu terombangambing
di laut lepas dengan angin laut yg mempermainkan arah kapalku...
Inginku tak sekuat batas mampuku.. bukan hanya aku, awak kapalku akan ikut mati jika aku mengambil resiko.
aku pernah terpikir aku tak ingin berlayar aku takut terombangambing ombak ketidakpastian
aku hanya ingin mengudara dan mendarat di bandara pikiranmu
sejauh apapun aku pergi langkahku kembali tetap KAMU
walau segala indraku lumpuh jika dekat dekat KAMU
Minggu, 16 Desember 2012
teruntuk kamu aku ingin pulang
aku terbiasa akan luka, dan karena luka aku bertahan
aku bertahan (lagi) ditengah ketimpangan,
kesunyian jalan yang berkerikil berdebu,
gersang dan tak terlihat tanda kehidupan
rasanya ingin pulang dan disambut dengan sebuah pelukan
rindu ini memuncak hingga ubun" rasanya ingin meletup
tapi takut dan hanya sanggup meringkuk lemah di pojok asa
apa aku boleh memecah rinduku dengan pelukan?
karena menatap mu saja tak cukup bagiku
tapi aku takut jika lenganmu pada akhirnya
tak mampu lagi mendekapku dalam pelukmu
bukan karena kau tak lagi ada tapi kita tak lagi ada
aku takut kehilangan sesuatu yg bahkan belum benar-benar ku miliki itu KAMU
teruntuk kamu aku bertahan dalam ketidakpastian
sebut saja aku gila, karena aku memang benar-benar tak lagi berlogika
seperti pada semesta aku berharap ia menghadirkan bintang di tengah siang bolong
begitulah aku berharap tentang kamu
karena sejak dulu kamu tidak pernah benar-benar hilang
kamu hanya tergantikan oleh siang namun di bagian lain kau tetap ada dan masih bersinar
pada malam aku berterimakasih karena telah menjagamu untuk ku kembali
dan jikapun kau bukan tempatku kembali
kau akan selalu menjadi bagian diruang otak dan hatiku
aku bertahan (lagi) ditengah ketimpangan,
kesunyian jalan yang berkerikil berdebu,
gersang dan tak terlihat tanda kehidupan
rasanya ingin pulang dan disambut dengan sebuah pelukan
rindu ini memuncak hingga ubun" rasanya ingin meletup
tapi takut dan hanya sanggup meringkuk lemah di pojok asa
apa aku boleh memecah rinduku dengan pelukan?
karena menatap mu saja tak cukup bagiku
tapi aku takut jika lenganmu pada akhirnya
tak mampu lagi mendekapku dalam pelukmu
bukan karena kau tak lagi ada tapi kita tak lagi ada
aku takut kehilangan sesuatu yg bahkan belum benar-benar ku miliki itu KAMU
teruntuk kamu aku bertahan dalam ketidakpastian
sebut saja aku gila, karena aku memang benar-benar tak lagi berlogika
seperti pada semesta aku berharap ia menghadirkan bintang di tengah siang bolong
begitulah aku berharap tentang kamu
karena sejak dulu kamu tidak pernah benar-benar hilang
kamu hanya tergantikan oleh siang namun di bagian lain kau tetap ada dan masih bersinar
pada malam aku berterimakasih karena telah menjagamu untuk ku kembali
dan jikapun kau bukan tempatku kembali
kau akan selalu menjadi bagian diruang otak dan hatiku
peterpan - yang terdalam
ini sebait lagu buat kamu...
Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau ku sayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Tak kan lelah aku menanti
Tak kan hilang cinta ku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan ku kenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa
Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan ku ulangi
Maafkan jika kau ku sayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti
Lihatlah ku disini
Mungkinkah jika aku bermimpi
Salahkah tuk menanti
Tak kan lelah aku menanti
Tak kan hilang cinta ku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan ku kenang dihati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa
Langganan:
Postingan (Atom)