Minggu, 06 Januari 2013

sajak di kala malam

kau adalah fajar yang pertamakali muncul setelah gelap meliputi langit
kau adalah matahari yang terik menusuk hingga ketulang
kau adalah senja yang di lukis sang maha kuasa dilangit sore kala cerah
kau adalah bintang yang bersinar karena cahayamu sendiri
kau adalah rembulan yang memantulkan sinar sang matahari
dan kau terkadang menjadi hujan yang membasahi bumi
kau dengan segala lebihmu membuatku takluk
kau dengan segala pesonamu membuatku tak mampu berpaling
tapi kau dengan keacuhanmu membuatku ragu untuk bertahan
kau datang dengan harapan walau aku tak pernah berharap
kau pergi dengan meninggalkan sejuta tanya tanpa pernah aku tahu jawabannya
kau dengan segala keindahanmu membutakanku melumpuhkan logikaku walau kau tak mampu membuatku bertekuk lutut di hadapmu, tapi kau berhasil mengobrak-abrik benteng pertahananku untuk tak lagi mengenal cinta..
kau adalah candu di setiap ujung batang rokok yang kuhisap
kau adalah arak yang memabukkanku walau hanya seteguk
tapi kau pergi seperti buih di gelas berisi alkohol yang baru saja kutuang
aku benci karena aku lemah setiap kali jatuh, tapi aku menikmati setiap sakit karena mencintaimu
hidupku terombang ambing ketidakjelasan..cinta ku untukmu membuatku tak bernalar
aku lemah ketika aku harus kuat.. aku jatuh untuk kesekian kalinya tapi ini candu..
candu selalu menyakitkan walaupun itu nikmat.. tapi candu tak selamanya bisa hilang
kau adalah perusak sekaligus pencipta keindahan dalam hidupku..
kau menciptakan pelangi lalu kau rusak dengan awan kelam yang menutupinya
kau menciptakan malam lalu kau isi dengan bintang-bintang yang indah
dan aku tak sanggup menahan getir, aku mencinta tapi aku membenci
dua hal yang berlawanan tapi sangat dekat seperti aku dan kamu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar